Old Vocanism Activity (Nglanggeran Formation)

SAM_3522

 

8 January 2016 at 7am (WIB) We left our hotel Whiz at Jl Dagen Jogjakarta with our Tour Guide Mas Gus Iqbal. We paid 600rb Rupiah for one day Avanza Car Rental. We started our journey to Nglanggeran mountain

8 January 2016 jam 7 pagi (WIB), Kami bersama dengan pengemudi wisata kami Mas Gus Iqbal dari Hotel Whiz ke Gunung Nglanggeran menaiki Avanza Car Rental. Kami membayar 600rb Rupiah termasuk harga benzin.

Nglanggeran mountain is a mountain in Yogyakarta, Indonesia . This mountain is the only ancient volcano in Yogyakarta formed from magma clots occurring approximately 60 million years ago . Mount Nglanggeran composed of igneous rocks such as andesite , lava and andesite breccias . The mountain is located in the village of Nglanggeran , District Patuk , Gunung Kidul located in a row of Sewu Mountains .

(Gunung Nglanggeran adalah sebuah gunung di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Gunung ini adalah satu-satunya gunung api purba di Yogyakarta yang terbentuk dari pembekuan magma yang terjadi kurang lebih 60 juta tahun yang lalu. Gunung Nglanggeran tersusun oleh batuan beku berupa andesit, lava dan breksi andesit. Gunung ini terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul yang berada pada deretan Pegunungan Sewu.)

 

The Legend of Nglanggran Mountain

Nglanggeran Mountain was said to be the place for punishment to the villagers who had carelessly damage the puppet. Nglanggeran means violated . Few hundreds years ago , the villagers had invited a puppeteer to hold a celebration after the harvesting season. However, the villagers had created an unruly incidents. They tried to undermine the puppeteer. The Puppetteer cursed the villagers into a puppet figure and thrown them to Nglanggeran Mountain .

 Lagendaris Gunung Nglanggeran

 

(Bukit Nglanggeran konon merupakan tempat menghukum warga desa yang ceroboh merusak wayang. Asal kata nglanggeran adalah nglanggar yang mempunyai arti melanggar. Pada ratusan tahun yang lalu, penduduk desa sekitar mengundang seorang dalang untuk mengadakan pesta syukuran hasil panen. Akan tetapi para warga desa melakukan hal ceroboh. Mereka mencoba merusak wayang si dalang. Dalang murka dan mengutuk warga desa menjadi sosok wayang dan dibuang ke Bukit Nglanggeran. 

According to the local people, there are large rocks scattered at Mt Nglanggran used for meditation. The local people belief that Mount Nglanggeran are guarded by Kyai Ongko Wijoyo and puppet characters Punokawan . On New Year’s Eve of Javanese people or they called it “Jumaat Kliwon”, some people choose to meditate at the peak of the mountain. Few people claimed to see a statute of Ken Dedes.

(Ada beberapa bebatuan besar yang menurut cerita warga sekitar digunakan untuk tempat pertapaan warga. Warga sekitar mengatakan bahwa menurut kepercayaan, Gunung Nglanggeran dijaga oleh Kyai Ongko Wijoyo serta tokoh pewayangan Punokawan. Pada malam tahun baru Jawa atau Jumat Kliwon, beberapa orang memilih semedi di pucuk gunung. Di Gunung Nglanggeran ini pula warga pernah menemukan arca mirip Ken Dedes.)

Ken Dedes is the name of Ken Arok consort founder of the Kingdom Tumapel (Singhasari ). He then considered the ancestor of the kings who ruled in Java , the ancestors Rajasa dynasty , the ruling dynasty in Singhasari and Majapahit . Local tradition says she was a woman who had a remarkable beauty , the perfect embodiment of beauty .

(Ken Dedes adalah nama permaisuri dari Ken Arok pendiri Kerajaan Tumapel (Singhasari). Ia kemudian dianggap sebagai leluhur raja-raja yang berkuasa di Jawa, nenek moyang wangsa Rajasa, trah yang berkuasa di Singhasari dan Majapahit. Tradisi lokal menyebutkan ia sebagai perempuan yang memiliki kecantikan luar biasa, perwujudan kecantikan yang sempurna)

SAM_3518SAM_3519SAM_3520SAM_3521SAM_3522SAM_3523SAM_3524SAM_3525

20160108_092943
Happy with the Driver and Tour Guide Mas Gus Iqbal and the Satpam (Security Officer) of Gunung Nglanggran
20160108_092126
Information of the Formation of Nglanggran Mountain

We just visited the entrance of Nglanggaran Mountain. We will be back for sunset at the top of Nglanggaran Mountain Hill, which they had build Embong (Reservoir)

We headed our journey to Gunung Kidul, to have our water activities at Goa Pindul

Advertisements